Di Kecamatan Lubuk Pakam ada enam lokasi terendam banjir dua kelurahan empat desa diantaranya Kelurahan Paluh Kemiri dengan ketinggian air mencapai 40-50 cm tercatat sekitar 300 rumah terendam air 80 Kepala Keluarga mengungsi untuk Desa Pagar Jati sebanyak 54 rumah dan yang mengungsi sekitar 10 Kepala Keluarga.
Kelurahan Syahmad ketinggian air antara 50-100 meter dengan jumlah rumah warga terendam 263 unit dan memaksa 25 Kepala Keluarga mengungsi, untuk Desa Tanjung Garbus 1 ada 52 rumah terendam namun tidak ada yang mengungsi. Untuk Desa Bakaran Batu kedalaman air ada yang mencapai 100 centimeter sebanyak 35 Kepala Keluarga mengungsi jumlah rumah terendam air 100 Kepala Keluarga dan untuk Desa Pagarmerbau III sebanyak 30 rumah warga terendam namun tidak ada yang mengungsi.
Pantauan banjir untuk Kecamatan Pagar Merbau diantaranya Desa Pasar Miring sebanyak 22 rumah warga terendam namun tidak ada yang mengungsi, untuk Desa Bandar Dolok ada 30 rumah terendam tidak ada warga yang mengungsi, untuk Desa Perbarakan 40 rumah tidak ada yang mengungsi, Desa Purwodadi ada 34 rumah terendam tidak ada yang ngungsi, untuk Desa Sidodadi ada 15 rumah terendam namun tidak ada yang mengungsi, untuk Desa Tanjung Garbus ada 12 rumah namun tidak ada yang mengungsi.
Menurut Danramil Lubuk Pakam Kapten Inf Warsito, sejauh ini kondisi banjir terus dipantau. Warga yang terdampak banjir sudah disediakan dapur umum dibeberapa titik dan layanan kesehatan.
Banjir disebabkan luapan sungai Batu Gingging dan Sungai Kualanamu. Warga diharapkan tetap waspada dan menjauhi lokasi banjir yang dalam juga mengawasi anak anak mereka agar tak terjadi hal hal yang tak diinginkan.
" Untuk korban jiwa tidak ada, sebagian besar lokasi banjir juga sudah surut," pungkas Danramil.


No comments:
Post a Comment