Koramil 21/TJ Kodim 0204/DS Pantau Bencana Tanah Longsor di Desa Sepinggan, Akses Jalan Provinsi Terganggu

 


DELI SERDANG – Personel Koramil 21/TJ, Kodim 0204/Deli Serdang, melakukan pemantauan bencana alam tanah longsor yang terjadi di Desa Sepinggan, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (29/10/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.

Bencana tersebut dipicu oleh intensitas curah hujan yang sangat tinggi sehingga mengakibatkan tebing mengalami longsor dan material tanah menutupi akses jalan provinsi yang menghubungkan Kecamatan STM Hulu dengan Kecamatan Gunung Meriah. Kejadian ini menghambat arus lalu lintas masyarakat yang melintasi jalur tersebut.

Selain mengganggu akses transportasi, longsor juga dilaporkan berdampak pada satu rumah warga di Dusun III, Desa Sepinggan.

Tiga Warga Terdampak

Berdasarkan data yang dihimpun, warga yang berkaitan dengan lokasi terdampak antara lain:

  1. Joni Pranata Saragih, Sekretaris Desa (Sekdes) Sepinggan, beralamat di Dusun III, Desa Sepinggan.

  2. Aripin, petani, beralamat di Dusun III, Desa Sepinggan.

  3. Alvaro, petani, beralamat di Dusun III, Desa Sepinggan.

Hingga pemantauan dilakukan, tidak terdapat laporan korban jiwa maupun kerugian yang tercatat dalam laporan awal. Pendataan lebih lanjut tetap diperlukan untuk memastikan dampak bencana terhadap warga dan tempat tinggal di sekitar lokasi.

Babinsa Berkoordinasi dengan Pemerintah Desa dan Warga

Sebagai langkah awal penanganan, Babinsa Koramil 21/TJ berkoordinasi dengan kepala desa dan masyarakat setempat untuk melakukan gotong royong serta memasang tanda peringatan di badan jalan.

Tanda peringatan sementara dibuat menggunakan karung goni yang diisi tanah sebagai penanda bagi pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat mendekati lokasi longsor.

Babinsa bersama aparat desa juga memberikan imbauan kepada masyarakat dan pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi jalan terdampak dan potensi terjadinya longsor susulan akibat curah hujan yang masih tinggi.

Cuaca Masih Gerimis, Masyarakat Diminta Waspada

Berdasarkan kondisi terakhir yang dilaporkan, wilayah Kecamatan STM Hulu masih diguyur gerimis. Situasi secara umum terpantau aman dan terkendali, meskipun akses jalan provinsi masih mengalami gangguan akibat material longsor.

Masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di sekitar tebing yang rawan longsor, berhati-hati ketika melintasi jalur terdampak, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Koramil 21/TJ Kodim 0204/DS terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta unsur terkait guna mendukung penanganan bencana dan menjaga keselamatan masyarakat.

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membantu penanganan bencana alam, memperkuat kesiapsiagaan warga, serta mendukung pemulihan akses dan aktivitas masyarakat.

TNI Hadir untuk Rakyat — Tanggap Bencana, Peduli Keselamatan Masyarakat.

Koramil 02/KTL Bersama Masyarakat dan Dinas PU Bersihkan Material Longsor di Desa Suka Dame

 


DELI SERDANG – Personel Koramil 02/Kutalimbaru (KTL) bersama masyarakat dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Deli Serdang melaksanakan gotong royong membersihkan material longsor yang menimbun badan jalan di Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 10.00 WIB hingga selesai ini dilaksanakan menyusul tingginya curah hujan yang mengakibatkan tebing longsor dan menutup sejumlah akses jalan penghubung antardusun.

Pembersihan difokuskan pada dua titik, yakni ruas jalan Dusun II Namo Rindang menuju Dusun IV Urung Lingga serta ruas jalan Dusun V menuju Dusun IX Desa Suka Dame.

Kegiatan tersebut dihadiri Danramil 02/KTB Kapten Inf Eka Maryuda, Kepala Desa Suka Dame Pinten Manik, para kepala dusun, masyarakat setempat, serta unsur terkait yang terlibat dalam penanganan bencana.

Dua Ruas Jalan Terdampak Longsor

Berdasarkan pendataan di lapangan, longsor berdampak pada dua wilayah dengan rincian sebagai berikut:

1. Dusun II Namo Rindang menuju Dusun IV Urung Lingga

Material longsor menutupi badan jalan dan menghambat aktivitas masyarakat. Sebanyak 45 kepala keluarga (KK), atau sekitar 200 jiwa, terdampak akibat terganggunya akses transportasi. Hingga kegiatan berlangsung, tidak terdapat laporan korban jiwa.

2. Dusun V menuju Dusun IX

Longsor juga mengakibatkan akses jalan penghubung Dusun V menuju Dusun IX terganggu. Sebanyak 40 KK, atau sekitar 120 jiwa, terdampak akibat kejadian tersebut. Tidak terdapat laporan korban jiwa di lokasi ini.

Dengan demikian, berdasarkan data sementara, total masyarakat yang terdampak di kedua ruas jalan tersebut mencapai sekitar 85 KK atau 320 jiwa.

TNI, Masyarakat, dan Dinas PU Bersinergi

Sebagai langkah penanganan awal, Babinsa Koramil 02/KTB bersama aparat desa dan masyarakat melaksanakan gotong royong untuk membersihkan material longsor secara manual.

Sejumlah peralatan digunakan dalam kegiatan tersebut, di antaranya cangkul, sekop, dan mesin senso. Pembersihan dilakukan untuk mengurangi material yang menutup badan jalan sambil menunggu dukungan alat berat dari BPBD Kabupaten Deli Serdang.

Keterlibatan personel TNI, masyarakat, dan unsur pemerintah daerah merupakan bentuk sinergi dalam membantu mengatasi kesulitan warga serta mempercepat penanganan dampak bencana alam.

Danramil 02/KTB Kapten Inf Eka Maryuda bersama unsur terkait turut mendukung upaya penanganan di lapangan agar proses pembersihan dapat berjalan sesuai kondisi dan tingkat keamanan lokasi.

Akses Jalan Belum Dapat Dilalui Kendaraan

Hingga laporan disusun, akses jalan pada kedua titik terdampak masih belum dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat karena material longsor masih menutupi badan jalan.

Kondisi cuaca terpantau mendung dan berpotensi kembali turun hujan. Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap waspada terhadap kemungkinan longsor susulan, terutama apabila intensitas hujan meningkat.

Warga juga diimbau menghindari lokasi tebing yang rawan longsor dan tidak memaksakan diri melintasi jalur terdampak sebelum kondisi dinyatakan aman oleh petugas.

Utamakan Keselamatan dan Percepatan Penanganan

Koramil 02/KTB bersama pemerintah desa, masyarakat, dan instansi terkait terus mendukung langkah penanganan longsor di Desa Suka Dame. Koordinasi juga diperlukan untuk mendukung pengerahan alat berat sehingga material yang menutup badan jalan dapat segera ditangani.

Melalui semangat gotong royong dan kepedulian bersama, diharapkan akses transportasi masyarakat dapat segera dipulihkan setelah proses pembersihan selesai dan kondisi jalan dinyatakan aman untuk dilalui.

TNI Hadir untuk Rakyat — Bersama Rakyat Mengatasi Kesulitan.

Koramil 22/GM Bersama Masyarakat Gotong Royong Bersihkan Material Longsor di Desa Ujung Meriah

 


DELI SERDANG – Personel Koramil 22/GM bersama pemerintah desa dan masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan material longsor yang menimbun badan jalan di Dusun I, Desa Ujung Meriah, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang.

Kegiatan pembersihan dilaksanakan pada Kamis, 29 Oktober 2025, mulai pukul 01.00 WIB hingga selesai. Longsor terjadi akibat tingginya curah hujan yang mengakibatkan tebing di sekitar jalan mengalami longsor dan menutup akses penghubung dari Dusun I menuju Dusun II.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Danramil 22/GM Kapten Kav Sudurno, bersama Kepala Desa Ujung Meriah Budiman Tarigan, para kepala dusun, serta masyarakat Desa Ujung Meriah.

Akses Jalan Belum Dapat Dilalui Kendaraan

Berdasarkan hasil pemantauan di lokasi, material longsor yang menimbun badan jalan menyebabkan akses transportasi dari Dusun I menuju Dusun II belum dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Dampak kejadian tersebut dirasakan oleh sekitar 65 kepala keluarga (KK), atau kurang lebih 150 jiwa. Hingga kegiatan penanganan berlangsung, tidak terdapat laporan korban jiwa akibat peristiwa longsor tersebut.

Terhambatnya akses jalan menjadi perhatian bersama karena jalur tersebut merupakan salah satu akses penting bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Personel TNI dan Masyarakat Lakukan Gotong Royong

Sebagai langkah awal penanganan, Babinsa Koramil 22/GM bersama aparat desa dan masyarakat bergotong royong membersihkan material longsor secara manual.

Pembersihan dilakukan dengan menggunakan sejumlah peralatan, antara lain cangkul, sekop, dan mesin senso, guna membantu mempercepat proses penanganan di lapangan.

Selain melaksanakan pembersihan, personel bersama pemerintah desa terus memantau kondisi lokasi dan menunggu dukungan alat berat untuk membantu proses pembersihan material yang menimbun badan jalan.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesulitan masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menghadapi bencana alam.

Warga Diimbau Tetap Waspada

Hingga laporan disusun, kondisi cuaca di wilayah tersebut terpantau mendung dan masih berpotensi turun hujan. Potensi terjadinya longsor susulan perlu diwaspadai, khususnya apabila intensitas hujan kembali meningkat.

Masyarakat diimbau untuk sementara menghindari jalur yang terdampak longsor, tidak mendekati tebing yang rawan mengalami pergerakan tanah, serta mengikuti arahan aparat dan pemerintah desa demi keselamatan bersama.

Koramil 22/GM bersama pemerintah desa dan masyarakat terus berupaya melakukan penanganan sesuai kondisi di lapangan, dengan harapan akses jalan dapat segera dibersihkan dan kembali digunakan setelah dinyatakan aman.

Melalui semangat gotong royong dan sinergi antara TNI dengan masyarakat, diharapkan penanganan dampak longsor dapat berjalan dengan baik serta membantu memulihkan aktivitas warga Desa Ujung Meriah.

TNI Hadir untuk Rakyat — Bersama Rakyat Mengatasi Kesulitan.

Koramil 05/BK Bersama Polri dan BPBD Pantau Perkembangan Banjir di Batang Kuis, Air Mulai Surut

 


DELI SERDANG – Personel Koramil 05/Batang Kuis (BK) bersama Polsek Batang Kuis, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Deli Serdang, dan pemerintah setempat melaksanakan pemantauan perkembangan situasi banjir di wilayah Kecamatan Batang Kuis, Kamis (29/12/2026), pukul 09.30 WIB.

Pemantauan dilakukan untuk mengetahui kondisi terkini wilayah terdampak, memastikan keselamatan masyarakat, serta mengoordinasikan langkah penanganan banjir di Desa Sena dan Desa Tumpatan Nibung.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Batang Kuis AKP Surahman, Danramil 05/BK Lettu Inf Amrul, Wakapolsek Batang Kuis Iptu K.Z. Lubis, Sekretaris Kecamatan Batang Kuis Juliadi, Kepala Desa Tumpatan Nibung Sarianto, Babinsa Desa Tumpatan Nibung Serka Afrizal, Bhabinkamtibmas Aiptu IP Siahaan, personel Polsek Batang Kuis sebanyak tujuh orang, personel Koramil 05/BK sebanyak tujuh orang, empat personel BPBD, serta para kepala dusun Desa Tumpatan Nibung.

Banjir di Desa Sena, Ratusan Rumah Tergenang

Berdasarkan hasil pemantauan, banjir di Desa Sena berdampak pada Dusun II dan Dusun III dengan ketinggian air berkisar 50–60 sentimeter. Jumlah rumah tangga terdampak tercatat sebanyak 300 KK di Dusun II dan 300 KK di Dusun III.

Luapan air berasal dari aliran Sungai Blumai Dalu X. Warga yang terdampak dievakuasi ke Masjid Nurul Hidayah di Dusun II dan III untuk mengantisipasi risiko akibat genangan air.

Hingga pemantauan berlangsung, tidak terdapat laporan korban jiwa maupun pengungsi yang tercatat secara resmi. Dapur umum dan posko banjir juga belum tersedia di lokasi tersebut. Meski demikian, kondisi air dilaporkan mulai berangsur surut.

Desa Tumpatan Nibung, Pengungsi Mendapat Penanganan

Sementara itu, banjir juga menggenangi sejumlah dusun di Desa Tumpatan Nibung, meliputi Dusun V, Dusun VI, dan Dusun VII. Ketinggian air tercatat berkisar 40–60 sentimeter.

Berdasarkan data pemantauan, rumah tangga terdampak meliputi sekitar 400 KK di Dusun VII, 400 KK di Dusun Vb, dan 35 KK di Dusun VI.

Sebanyak 150 orang dilaporkan mengungsi akibat banjir. Di lokasi ini, dapur umum dan posko kesehatan telah tersedia untuk mendukung kebutuhan masyarakat terdampak. Hingga laporan diterima, tidak terdapat laporan korban jiwa, sedangkan posko banjir belum tersedia.

Kondisi air di wilayah Desa Tumpatan Nibung juga dilaporkan mulai surut. Sebagian kecil warga telah kembali ke rumah masing-masing untuk melihat kondisi tempat tinggal mereka.

TNI, Polri, dan BPBD Bersinergi dalam Penanganan Banjir

Dalam upaya penanganan bencana, Danramil 05/BK melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan guna mendukung langkah penanganan di wilayah terdampak.

Babinsa turut membantu kegiatan pembersihan selokan di dusun serta berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Tumpatan Nibung dan Pemerintah Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis, untuk mendukung penanganan dampak banjir.

Selain itu, BPBD Kabupaten Deli Serdang menyiapkan satu unit perahu karet sebagai sarana pendukung apabila diperlukan dalam proses evakuasi maupun penanganan warga terdampak.

Sinergi antara TNI, Polri, BPBD, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan unsur masyarakat diharapkan dapat mempercepat penanganan banjir serta membantu memenuhi kebutuhan warga selama masa pemulihan.

Utamakan Keselamatan Masyarakat

Meskipun kondisi air mulai surut, masyarakat di wilayah terdampak diharapkan tetap waspada terhadap kemungkinan perubahan debit air. Warga juga diimbau mengikuti arahan petugas serta memastikan kondisi rumah dan lingkungan aman sebelum kembali beraktivitas seperti biasa.

Koramil 05/BK bersama unsur terkait terus mendukung koordinasi dan langkah penanganan di lapangan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat dan upaya membantu pemulihan kondisi wilayah pascabanjir.

TNI Hadir untuk Rakyat — Tanggap Bencana, Peduli Sesama.

Sinergitas TNI dan Rakyat, Personel Kodim 0204/DS Berjibaku Hadirkan Jembatan Beton di Desa Lubuk Cemara

 Pembangunan jembatan beton di Dusun III, Desa Sukajadi, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, terus berlanjut. Hingga Selasa (27/10/2026), progres pengerjaan jembatan yang menghubungkan Dusun III Desa Sukajadi dengan Dusun III Desa Lubuk Cemara itu telah mencapai 37,15 persen.

Jembatan dengan panjang 21 meter dan lebar 3,5 meter tersebut dibangun untuk mendukung konektivitas antarwilayah serta mempermudah mobilitas masyarakat. Infrastruktur ini diproyeksikan memberikan manfaat bagi sekitar 475 kepala keluarga (KK).

Dalam kegiatan pembangunan pada Selasa, personel TNI bersama masyarakat setempat melanjutkan pekerjaan pemasangan dan pengelasan besi H sebagai bagian dari tahapan konstruksi jembatan.

Sebanyak 10 orang terlibat dalam kegiatan tersebut, terdiri atas lima personel TNI dan lima warga. Kolaborasi ini menjadi wujud semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.

Meski kondisi cuaca mendung, pekerjaan tetap dilaksanakan dengan memperhatikan situasi dan kondisi di lapangan. Secara umum, kegiatan berlangsung aman dan terkendali.

Dandim 0204/DS Letkol Inf Wahidin Sobar menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung kebutuhan infrastruktur masyarakat, khususnya akses penghubung antardesa.

“Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas warga dan mendukung aktivitas sehari-hari. Infrastruktur yang memadai sangat penting untuk menunjang kegiatan sosial maupun perekonomian masyarakat,” ujar Dandim.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menyukseskan pembangunan tersebut.

“Semangat gotong royong harus terus dipelihara. Dengan kerja sama yang baik antara personel TNI dan masyarakat, kita berharap pembangunan jembatan ini dapat berjalan lancar dan nantinya dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh warga,” tambahnya.

Keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan antarwilayah, mempermudah akses warga, serta mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian dan kegiatan ekonomi masyarakat di sekitar Desa Sukajadi dan Desa Lubuk Cemara.

Dengan progres pengerjaan yang telah mencapai 37,15 persen, pembangunan jembatan beton ini akan terus dilanjutkan sesuai tahapan pekerjaan yang telah direncanakan.

Koramil 01/ Sunggal Dampingi Proses Distribusi MBG ke 2803 Warga

 Distribusi pemberian Makan Bergizi Gratis ( MBG)dari Yayasan Cerdas Sehat Nusantara SPPG Deliserdang Sunggal Helvetia 2 di Jl. Suka Maju Indah, Tanjung Selamat Kecamatan Sunggal Kabupaten Deliserdang, Selasa 27/10/2026.
Kegiatan dipantau Sertu Bambang Suprapto Babinsa Koramil 01/SGL jajaran Kodim 0204/ DS. Personel TNI ini mengawasi proses distribusi Makan Bergizi Gratis agar berjalan dengan lancar.

Menurut Sertu Bambang, adapun manfaat yang menerima Makan Bergizi Gratis yang dibagikan hari ini sebanyak 2803 Porsi meliputi 

1. TK Ar Raihan : 58 Porsi.
2. TK Khansa : 120 Porsi
3. TK Al Ikram : 50 porsi
4. Mi Anshorul Jadid: 356 Porsi
5. SD Negeri 106143 Purwojoyo: 186 Porsi
6. SD Negeri 105265 Purwojoyo : 344 Porsi.
4. TK Al Fajar : 34 Porsi
5. MI Al Fajar : 470 Porsi.
6. MTS Al Fajar: 285 Porsi
7. SMK Al Fajar : 175 porsi
8. TK Ar Rasyid : 40 Porsi
9. TK Adzkiatun Najah : 67 Porsi
10. TK Triwira : 40 Porsi
11. TK Malikha: 125 porsi
12. TK Awrrasyidin : 143 porsi
13. Posyandu Mawar : 60 Porsi
14. Posyandu Tulip : 55 Porsi
15. Posyandu Kenanga : 59 Porsi
16. Posyandu Melati : 48 Porsi
17. Posyandu Kamboja : 83 Porsi

" Menu MBG untuk TK, SD, SMP, SMA, SMK & 3B berupa  nasi putih, Ikan nila kuah kuning,tempe Sambal, sayur bening Jipan dan buah Melon," ucapnya.

Dari pantauan kegiatan pembagian Makan Bergizi Gratis itu telah selesai di laksanakan dalam keadaan tertib aman dan lancar tanpa ada kendala.

Koramil 14/DMR Bersama Ormas FKPPI dan Pemuda Pancasila Gelar Patroli Pos Kamling di Kecamatan Dolok Merawan


 Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, nyaman, dan kondusif, personel Koramil 14/DMR bersama organisasi kemasyarakatan (ormas) FKPPI dan Pemuda Pancasila (PP) melaksanakan patroli Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) di wilayah Kecamatan Dolok Merawan, Selasa (27/10/2026) malam.

Kegiatan patroli yang dimulai pukul 20.00 WIB hingga selesai tersebut dipimpin oleh Pelda HM Panjaitan dari Koramil 14/DMR, dengan melibatkan anggota FKPPI dan Pemuda Pancasila di wilayah Kecamatan Dolok Merawan.

Patroli ini dilaksanakan sebagai bentuk sinergi antara TNI dan organisasi kemasyarakatan dalam menjaga keamanan lingkungan serta menciptakan suasana yang aman dan tenteram bagi masyarakat.

Selain melakukan pemantauan situasi keamanan di lingkungan masyarakat, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kepedulian bersama terhadap pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan wilayah, khususnya pada malam hari.

Melalui patroli Pos Kamling ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin erat antara aparat kewilayahan, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta menjaga kondusivitas wilayah Kecamatan Dolok Merawan.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata kebersamaan dan kepedulian dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Dengan adanya patroli bersama ini, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Dolok Merawan senantiasa terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan tenteram.