![]() |
Longsor tebing perbukitan akibat curah hujan ekstrem dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan tertutupnya akses jalan tiga desa di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang.
![]() |
Kehadiran TNI bersama Muspika di lokasi banjir merupakan upaya percepatan penanganan darurat sekaligus memastikan keselamatan warga yang terdampak. Personel turut membantu evakuasi barang-barang warga, memantau perkembangan debit air, serta memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kepada Arkamedia, Danramil 10/Sei Rampah Kapten Inf Sucipto menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam penanganan bencana merupakan bagian dari tugas pokok sesuai Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
“Peran TNI dalam kegiatan membantu masyarakat korban banjir maupun bencana alam adalah bagian dari tugas OMSP. Kegiatan ini juga merupakan wujud tugas kemanusiaan dan kepedulian kita terhadap warga yang tertimpa musibah. Karena kita sebagai TNI juga bagian dari masyarakat. TNI dari rakyat, untuk rakyat, dan oleh rakyat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa setiap prajurit wajib hadir membantu masyarakat ketika terjadi bencana di wilayah tugasnya.
“Jika masyarakat mengalami musibah, seperti banjir ini, maka kami sebagai TNI umumnya dan personel Koramil 10/Sei Rampah khususnya wajib membantu kesulitan rakyat. Saya juga mengimbau kepada seluruh personel agar tetap waspada dan tetap semangat dalam menjalankan tugas,” tambah Kapten Sucipto.
Hingga sore hari, personel TNI bersama Muspika terus bersiaga memonitor kondisi banjir dan memberikan bantuan kepada warga di dua kecamatan tersebut.

Kegiatan rutin yang dipimpin langsung Serma Herliansyah, bersama sejumlah Ormas menggunakan kendaraan roda 2 dan mobil Patroli Kodim 0204 Koramil 18/GL.
Komandan Koramil (danramil) 18 Galang Kapten Inf Saidun Gultom melalui Batuud (Bintara Tata Usaha Urusan Dalam) Serma Herliansyah, kepada media ini mengatakan, kegiatan ini dilakukan secara rutin.
“Ya kita melaksanakan kegiatan ini dengan patroli ke tempat-tempat yang dianggap
rawan bersama dengan organisasi kemasyarakatan yang ada di kecamatan Galang kabupaten Deli Serdang,” ungkapnya.
“Hal ini kita lakukan untuk memberikan dan menciptakan keamanan dan ketertiban bagi masyarakat Galang,” ujarnya.
Herliansyah menambahkan, Patroli siskamling rutin yang dilaksanakan personil Koramil 18 Galang bertujuan menciptakan ketertiban dan keamanan bagi masyarakat kecamatan Galang.
![]() |
Sebagai komitmen untuk membantu mewujudkan program Ketahanan Pangan (Hanpangan) Presiden Prabowo Subianto, Babinsa Koramil 01/SGL Kodim 0204/DS Sertu Sujito turun ke sawah membantu petani menanam padi.
Kegiatan itu dilakukan Sertu Sujito di lahan milik ibu Sumiati di Dusun 2 Barat, Desa Tanjung Gusta, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Selasa (25/11/2025).
Saat melihat Ibu Sumiati seorang diri menanam padi di lahan sawahnya, tanpa sungkan Sertu Sujito menyingsingkan lengan baju dan menggulung celana seragamnya turun ke sawah. Sertu Sujito langsung mengambil bibit dan ikut menanam padi.
Tak menyangka dengan tindakan Sertu Sujito, membuat ibu Sumiati merasa terharu karena tak menyangka dengan kesigapan prajurit TNI yang turun ke sawah membantunya.
"Luar biasa. Saya tak menyangka bapak TNI mau membantu saya menanam padi. Terima kasih pak," ujarnya kepada Sertu Sujito.
Di tempat terpisah, Danramil 01/SGL Kapten Kav Murfi Khairuddin memberikan apresiasi atas tindakan personelnya membantu petani menanam padi.
Menurutnya, sebagai garda terdepan TNI AD di tengah-tengah masyarakat, Babinsa harus sensitif dengan kondisi di wilayah tugasnya seperti . Tindakan Sertu Sujito mencerminkan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat.
Komandan Kodim 0204/DS diwakili Mayor inf Hairul Hadi. SH,MH menghadiri Upacara Hari Guru Nasional Kabupaten Serdang Bedagai Tahun 2025, Selasa (25/11/2025).
Kegiatan dengan thema "Guru Hebat Indonesia Kuat" ini berlangsung di SMP Negeri 3 Tanjung Beringin di Dusun 2 Desa Mangga, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Beringin.
Kegiatan dihadiri langsung oleh Bupati Serdang Bedagai H Darma Wijaya dan Wakil Bupati H Adlin Umar Yusri Tambunan,ST, MP,d.
Dalam amanat yang dibacakan Bupati, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah mengatakan, satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah telah melakukan langkah-langkah kongkrit untuk meningkatkan kualifikasi, kompetensi dan kesejahteraan guru.
Mendikdasmen juga menyampaikan lima nasihat Presiden kepada para siswa yaitu belajarlah dengan baik, cintai ayah dan ibu, hormati gurumu, rukun sesama teman dan cintailah tanah air.
"Muliakanlah dirimu dengan memuliakan gurumu. Ridha dan doa gurumu menentukan masa depanmu," pesan presiden dalam pidato yang disampaikan Bupati.
Usai upacara, Dandim 0204/DS melalui Mayor Inf Khairul Hadi menyampaikan apresiasi Kodim 0204/DS terhadap seluruh guru di Indonesia, khususnya Kabupaten Serdang Bedagai.
"Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang perannya tidak tergantikan. Melalui dedikasi mereka lahir generasi muda yang berkarakter kuat, cerdas dan siap bersaing. Kodim 0204/DS selalu mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan sebagai fondasi kemajuan bangsa," ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa sinergi TNI dengan dunia pendidikan perlu terus diperkuat untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman serta membangun semangat kebangsaan di kalangan pelajar.
"Kehadiran saya selaku perwakilan Kodim 0204/DS pada peringatan Hari Guru Nasional menjadi wujud komitmen TNI dalam mendukung pembangunan SDM, sekaligus penghormatan terhadap jasa-jasa guru dalam membentuk masa depan Indonesia,* ujarnya.
Seorang Babinsa Koramil 14/Dolok Merawan Kodim 0204/Deliserdang, Sertu SD Batu Bara, turun langsung menjadi “guru” dadakan di SD Negeri Dolok Merawan. Ia memberikan edukasi terkait bahaya narkoba kepada para siswa.
Dalam kegiatan yang masuk program Bersinar (Bersih dari Narkoba) tersebut, Sertu Batu Bara mengajak sekaligus mengimbau para siswa agar tidak mengonsumsi obat-obatan terlarang, termasuk narkoba dan zat sejenisnya.
Ia menegaskan, narkoba dapat merusak moral, kesehatan, serta masa depan generasi muda, khususnya bagi anak-anak di Desa Dolok Merawan, Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Serdang Bedagai.
“Anak-anak harus tahu bahwa narkoba berbahaya. Jangan pernah mencoba-coba, karena bisa merusak pikiran dan masa depan,” katanya di hadapan para siswa.
Kegiatan ini disambut antusias pihak sekolah yang berharap edukasi seperti ini dapat terus dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan narkoba sejak dini.