settia

Babinsa Koramil 01/SGL Dampingi Danden Zibang 3/1 Survey Jembatan di Medan Krio

Foto : TNI Survey Jembatan Di Medan Krio( MOL/GN)

DELISERDANG | TNI Angkatan Darat ( AD) berencana membangun jembatan Sungai di Dusun VI, Desa Medan Krio, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang yang putus dihantam banjir besar kemarin. Pembangunan kembali jembatan yang rusak untuk membantu kelancaran mobilitas masyarakat di wilayah itu.

Sebelum pembangunan dilakukan, Babinsa TNI Kodim 0204 / DS, Koramil 01/ SGL (Sunggal), Serka Jazim mendampingi Danden Zibang 3/1 Medan, Mayor CZI Johan Sianturi beserta dua orang anggota TNI dalam rangka survey Jembatan yang berada di Desa Medan Krio Kecamatan Sunggal, Rabu(31/12/2025).


Kedatangan Danden Zibang 3/1 Medan Mayor CZI Johan Sianturi juga disambut Juan selaku Kadus 12 Desa Medan Krio.

"Kami mendampingi Danden Zibang melakukan peninjauan lokasi, Pengukuran luas dan dalam jembatan serta Sungainya, juga pembicaraan rencana pelaksanaan pengerjaan pembangunan," ujar Babinsa Serka Jazim.

Sementara menurut Kepala Dusun 12, Juan mengatakan masyarakat sangat gembira dengan rencana di bangunnya jembatan oleh TNI dengan adanya jembatan yang baik tentunya mobilitas warga menjadi lancar yang sebelumnya jembatan tersebut putus dihantam banjir.

"Warga Sangat Gembira bila TNI dapat melakukan pembangunan jembatan dengan cepat, karena ini merupakan akses jalan utama dilalui warga,"pungkas Kadus.

Gerak Cepat Kodim 0204/DS Survei Jembatan Putus di Desa Malasori, Segera Direnovasi!

  


Kodim 0204/Deli Serdang melalui jajaran Koramil 0204-16/Dolok Masihul melakukan survei teknis terhadap jembatan putus di Dusun I, Desa Malasori, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, 


Gerak cepat Kodim 0204/Deli Serdang dalam upaya pemulihan infrastruktur pascabencana tersebut turut didukung Komandan Sub Detasemen Zeni Bangunan (Dansub Denzibang) 053/I Pematang Siantar, Letda Czi Jon Erwin Sinaga. 

Dalam pelaksanaan survei teknis, jembatan sepanjang 14,30 meter dengan lebar 4,8 meter tersebut mengalami kerusakan sejak 28 November 2025 yang dipicu oleh luapan arus deras Sei Belutu, sehingga berdampak kepada putusnya akses transportasi warga di Desa Malasori. 

Di lokasi, Letda Czi Jon Erwin Sinaga bersama Danramil 0204-16/Dolok Masihul diwakili Serka H. Lase, Babinsa Desa Malasori, Sertu Hardiyansah, serta Kaur Pembangunan Desa Malasori, Amran Hasibuan, melakukan pendataan kerusakan secara akurat. 

"Langkah ini sebagai dasar perencanaan pembangunan kembali jembatan yang menjadi urat nadi perekonomian warga setempat. Kami berharap proses perbaikan dapat segera terealisasi agar aktivitas warga kembali normal," ujar Serka H. Lase dari lokasi.

Senada dengan itu, Kaur Pembangunan, Amran Hasibuan, juga berharap pembangunan kembali jembatan bisa segera terlaksana. "Sudah satu bulan lebih jembatan ini terputus. Karenanya, kita apresiasi atas respons cepat pihak TNI dalam meninjau kondisi jembatan ini," ucapnya.

PAM NATARU di Gerbang Tol Dolok Merawan Berjalan Lancar

 telah dilaksanakan kegiatan Pengamanan Natal dan Tahun Baru (PAM NATARU) di Gerbang Tol Dolok Merawan.

Komposisi personel yang terlibat terdiri dari unsur Polri sebanyak 5 orang dengan Perwira Pengendali (Padal) Ipda Ferry Siagian. Unsur TNI sebanyak 2 orang, yaitu Serda K.M. Boang Manalu dan Serda Ary Wahyuda. Selain itu, turut dilibatkan personel dari Dinas Kesehatan sebanyak 3 orang.

Berdasarkan hasil pemantauan, situasi lalu lintas pada status P0 masih dalam kondisi normal, belum terjadi lonjakan arus kendaraan. Arus lalu lintas terpantau berjalan lancar dan terkendali.