Pembangunan Jembatan Beton Kodim 0204/DS di Sei Mencirim Capai 80 Persen, Permudah Akses Warga dan Petani

Pembangunan jembatan beton di Dusun V, Desa Sei Mencirim, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga Minggu (1/11/2026), pengerjaan jembatan berukuran panjang 6 meter dan lebar 4 meter tersebut telah mencapai 80 persen.

Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, khususnya warga Dusun V dan Dusun VIII yang selama ini membutuhkan akses penghubung antardusun serta jalur menuju lahan pertanian.

Dalam pengerjaannya, kegiatan difokuskan pada pengecoran lantai jembatan dan pemasangan mal sebagai bagian dari tahapan penyelesaian konstruksi.

Pembangunan tersebut melibatkan satu personel TNI, satu orang perangkat pemerintah desa, serta tujuh warga setempat. Keterlibatan masyarakat menjadi wujud semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa.

Keberadaan jembatan ini nantinya akan memberikan manfaat bagi sekitar 140 kepala keluarga (KK), terdiri dari 90 KK warga Dusun VIII dan 50 KK warga Dusun V.

Selain menjadi penghubung antardusun, jembatan tersebut juga memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas pertanian, terutama memudahkan warga mengangkut hasil panen dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pembangunan jembatan beton ini merupakan salah satu upaya meningkatkan aksesibilitas dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi warga.

Dengan progres mencapai 80 persen, diharapkan pengerjaan dapat segera diselesaikan sehingga jembatan tersebut bisa dimanfaatkan masyarakat secara optimal.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman dan terkendali.

Mayor Inf Hairul Hadi Pimpin Upacara Bendera Mingguan Kodim 0204/ DS

 Kodim 0204/DS menggelar upacara bendera mingguan di Lapangan Hijau, Makodim 0204/DS, Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang, Senin(2/11/2026).
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Dandim 0204/DS Letkol Inf Wahidin Sobar diwakili Kasdim Mayor Inf Hairul Hadi. Upacara berlangsung khidmat diikuti seluruh personel militer dan Aparatur Sipil Negara ( ASN) Kodim 0204/DS.

Dalam kegiatan, bertugas sebagai Komandan Upacara Kapten Inf Chaidir Lubis Danramil  21/TJ Dim 0204/DS, Perwira Upacara Kapten Inf Poniman Danramil 03/SBL Dim 0204/DS, pengucap Sapta Marga Serka Gunawin Babinsa Ramil 21/TJ, pengucap Sumpah Prajurit Sertu Eko (Babinsa Ramil 21/TJ, pengucap 8 wajib TNI Sertu Edi Nurmala Babinsa Ramil 21/TJ, pengibar Bendera Merah Putih Provost Kodim 0204/DS.

Foto : Upacara Mingguan Kodim 0204/ DS 
Untuk kelompok pengibar bendera dilakukan oleh Provost Kodim 0204/ DS, pengucapan delapan wajib TNI serta pengucap sumpah prajurit.

Kegiatan upacara berlangsung aman dan lancar hingga selesai, arahan dan bimbingan disampaikan Kasdim pada seluruh personel dan ASN untuk terus memelihara kedisiplinan dan soliditas satuan.

Babinsa Kodim 0204/DS Pantau Penyaluran Makan Bergizi Gratis untuk 1.900 Siswa di Perbaungan

Sebanyak 1.900 siswa dari 11 sekolah di Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Badan Gizi Nasional (BGN), Senin (2/11/2026).

Untuk memastikan kegiatan berjalan lancar, Babinsa Koramil 07/Perbaungan (PB) Kodim 0204/DS, Serka Darmawan, melaksanakan monitoring penyaluran makanan bergizi tersebut mulai pukul 09.15 WIB hingga selesai.

Penyaluran MBG tersebut menyasar peserta didik mulai dari tingkat taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), madrasah ibtidaiyah (MI), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK).

Adapun sekolah penerima meliputi TK Setia Budi sebanyak 94 siswa, SD Setia Budi Abadi 301 siswa, SDN 104259 Citaman Jernih 134 siswa, SDN 105360 Jambur Pulau 242 siswa, MIS Alhusna 282 siswa, SMP Setia Budi Abadi 198 siswa, SMP Pembangunan 63 siswa, Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an 30 siswa, SMA Setia Budi Abadi 295 siswa, SMA Pembangunan 96 siswa, serta SMK Setia Budi Abadi sebanyak 165 siswa.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa menerima makanan yang dikemas menggunakan ompreng dengan menu nasi putih, ayam goreng tepung, tempe goreng, tumis kacang panjang, dan buah salak.

Di tempat terpisah Dandim 0204/DS Letkol Wahidin Sobar, S.Sos., M.Si., memberikan apresiasi kepada Babinsa jajarannya yang terus menunjukkan komitmen untuk mensukseskan program prioritas Presiden Praboso Subianto itu, Dandim menyampaikan bahwa TNI melalui jajaran kewilayahan siap mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis agar berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

Menurutnya, pemenuhan gizi bagi anak-anak usia sekolah merupakan hal penting dalam mendukung tumbuh kembang serta mempersiapkan generasi muda yang sehat dan berkualitas.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dan pengawasan bersama seluruh pihak terkait agar pendistribusian makanan kepada para siswa berlangsung tertib serta memperhatikan kualitas dan kelayakan makanan yang diberikan.

Monitoring dilakukan oleh Serka Darmawan bersama pihak sekolah, sementara pendistribusian makanan menggunakan dua unit mobil lapangan.

Seluruh rangkaian kegiatan pembagian Makan Bergizi Gratis tersebut dilaporkan berlangsung aman, lancar, dan tertib. 

Kodim DS Bangun Jembatan Penghubung Dua Desa di Gunung Meriah

 Kodim 0204/Deli Serdang terus menunjukkan komitmennya dalam membantu meningkatkan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan jembatan beton di Desa Pekan Gunung Meriah, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Deli Serdang.

Pembangunan jembatan yang dilaksanakan pada Minggu (1/11/2026) tersebut menjadi salah satu upaya membuka akses penghubung antara Desa Pekan Gunung Meriah dengan Desa Bintang Meriah.

Jembatan beton yang dibangun memiliki ukuran panjang 7 meter dan lebar 4 meter, berlokasi di Dusun I, Desa Pekan Gunung Meriah. Infrastruktur ini nantinya diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, sekaligus mendukung aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat.

Hingga Minggu (1/11/2026), progres pembangunan jembatan telah mencapai 40 persen. Adapun pekerjaan yang sedang dilaksanakan meliputi pemasangan bondek dan wiremesh sebagai bagian dari konstruksi jembatan beton.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan melibatkan satu personel TNI dan tujuh warga masyarakat yang bergotong royong menyelesaikan pembangunan tersebut.

Pembangunan jembatan ini diproyeksikan memberikan manfaat langsung kepada 132 kepala keluarga (KK), khususnya masyarakat yang selama ini membutuhkan akses penghubung antardesa.

Meski kondisi cuaca pada pagi hingga siang hari terpantau mendung, kegiatan pembangunan tetap berjalan dengan situasi wilayah yang aman dan terkendali.

Melalui pembangunan infrastruktur tersebut, Kodim 0204/DS berharap kehadiran jembatan beton dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta memperkuat konektivitas antarwilayah pedesaan di Kabupaten Deli Serdang.(rel/Kodim 0204/DS)

Koramil 08/PC Kodim 0204/DS Pantau Jembatan Perintis Putus Akibat Naiknya Debit Sungai Ular di Desa Celawan



 SERDANG BEDAGAI – Personel Koramil 08/Pantai Cermin (PC), Kodim 0204/Deli Serdang, melakukan pemantauan terhadap peristiwa putusnya jembatan perintis di Dusun III, Desa Celawan, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, Kamis (29/10/2026).

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 04.30 WIB akibat meningkatnya debit air Sungai Ular. Derasnya arus sungai yang membawa material kayu menyebabkan tumpukan sampah kayu di lantai jembatan, sehingga tekanan aliran air mengakibatkan jembatan perintis tersebut putus.

Satu Jembatan Perintis Putus

Berdasarkan laporan awal, kejadian tersebut mengakibatkan kerusakan satu unit jembatan perintis yang berada di Dusun III, Desa Celawan.

Hingga informasi ini dihimpun, tidak terdapat laporan korban jiwa. Namun, putusnya jembatan tersebut menjadi perhatian karena berpotensi mengganggu akses dan aktivitas masyarakat yang menggunakan jalur tersebut.

Debit Sungai Ular Terus Meningkat

Berdasarkan kondisi terakhir yang dilaporkan, debit air Sungai Ular masih menunjukkan peningkatan. Kondisi ini perlu diwaspadai karena derasnya arus sungai berpotensi menimbulkan dampak lanjutan di sekitar aliran sungai dan infrastruktur yang berada di dekatnya.

Personel Koramil 08/PC melakukan pemantauan situasi sebagai bagian dari upaya mengetahui perkembangan kondisi di wilayah terdampak serta mendukung langkah penanganan lebih lanjut bersama pihak terkait.

Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

Masyarakat Desa Celawan, khususnya warga yang beraktivitas di sekitar Sungai Ular, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari area jembatan yang telah putus.

Warga juga diharapkan tidak memaksakan diri melintasi jembatan maupun mendekati arus sungai yang deras. Apabila debit air terus meningkat, masyarakat diminta mengikuti arahan aparat dan pemerintah setempat demi menjaga keselamatan bersama.

Koramil 08/PC Kodim 0204/DS terus mendukung pemantauan kondisi wilayah serta koordinasi dengan unsur terkait guna mengantisipasi kemungkinan dampak lanjutan akibat meningkatnya debit Sungai Ular.

TNI Hadir untuk Rakyat — Tanggap Bencana, Peduli Keselamatan Masyarakat.

Koramil 04/SBB Kodim 0204/DS Bersama Polri dan Masyarakat Gotong Royong Bersihkan Material Longsor di Biru-Biru



 DELI SERDANG – Personel Koramil 04/SBB Kodim 0204/Deli Serdang bersama personel Polsek Biru-Biru, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Deli Serdang, dan masyarakat bergotong royong membersihkan material tanah longsor yang menutupi jalan utama penghubung Desa Biru-Biru menuju Desa Sarilaba, Kecamatan Biru-Biru, Kabupaten Deli Serdang.

Kegiatan pembersihan dilaksanakan pada Kamis, 29 Oktober 2025, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Longsor terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi yang mengakibatkan tebing di sekitar jalan mengalami longsor dan material tanah menimbun badan jalan.

Kegiatan ini dilakukan untuk membantu memulihkan akses transportasi masyarakat serta mengantisipasi dampak lanjutan akibat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan.

Pembersihan Material Longsor Dilakukan Secara Manual

Hingga kegiatan berlangsung, proses pembersihan material tanah longsor masih dilakukan secara manual menggunakan peralatan berupa cangkul dan sekop.

Personel gabungan bersama masyarakat terus berupaya menyingkirkan material yang menutupi badan jalan sambil menunggu dukungan alat berat dari BPBD Kabupaten Deli Serdang untuk mempercepat proses penanganan.

Akibat kejadian tersebut, akses jalan utama dari Desa Biru-Biru menuju Desa Sarilaba untuk sementara hanya dapat dilalui kendaraan roda dua. Kendaraan roda empat belum dapat melintas dengan normal karena sebagian badan jalan masih tertutup material longsor.

Dihadiri Danramil, Kapolsek, dan Unsur Pemerintah Kecamatan

Kegiatan gotong royong tersebut dihadiri Danramil 04/SBB Kapten Arm M. Syahmadani Damanik, Kasi Trantib Kecamatan Biru-Biru Rohim, Kapolsek Biru-Biru AKP Indra Kristian Tamba, serta Kepala Dusun I Desa Biru-Biru Paksa Horizino Ginting.

Turut terlibat personel Koramil 04/SBB, personel Polsek Biru-Biru, pekerja Dinas PU Kabupaten Deli Serdang, serta masyarakat Desa Biru-Biru dan Desa Sarilaba.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut merupakan bentuk sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membantu mengatasi dampak bencana alam di wilayah Kecamatan Biru-Biru.

Warga Diimbau Waspada terhadap Longsor Susulan

Berdasarkan kondisi di lapangan, cuaca terpantau mendung dan masih berpotensi turun hujan. Tingginya curah hujan juga meningkatkan risiko terjadinya longsor susulan di wilayah Kecamatan Biru-Biru, khususnya pada area tebing yang rawan mengalami pergerakan tanah.

Masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk berhati-hati ketika melintasi jalur tersebut, tidak memaksakan perjalanan apabila kondisi jalan membahayakan, serta mengikuti arahan petugas di lokasi.

Pengguna jalan juga diharapkan mempertimbangkan jalur alternatif apabila tersedia dan memastikan informasi kondisi jalan terkini sebelum melakukan perjalanan.

TNI Hadir Membantu Masyarakat

Melalui kegiatan gotong royong ini, Koramil 04/SBB Kodim 0204/DS menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat menghadapi bencana alam serta mendukung percepatan penanganan dampak longsor.

Koordinasi bersama Polri, Dinas PU, BPBD, pemerintah kecamatan, dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat pembersihan material sehingga akses jalan utama Desa Biru-Biru menuju Desa Sarilaba dapat kembali digunakan dengan aman.

TNI Hadir untuk Rakyat — Bersama Rakyat Mengatasi Kesulitan.

Koramil 19/BP Kodim 0204/DS Pantau Banjir dan Tanah Longsor di Serdang Bedagai dan Deli Serdang

 


DELI SERDANG – Personel Koramil 19/Bangun Purba (BP), Kodim 0204/Deli Serdang, melaksanakan pemantauan bencana alam banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Serdang Bedagai dan Kabupaten Deli Serdang akibat tingginya curah hujan.

Bencana tersebut dilaporkan terjadi pada Rabu, 28 Oktober 2026, sekitar pukul 01.00 WIB. Hujan dengan intensitas cukup tinggi mengakibatkan genangan banjir di sejumlah permukiman warga, tanah longsor yang menutup jalan desa, serta kerusakan fasilitas umum.

Wilayah terdampak meliputi Dusun VI Desa Tarean dan Dusun II Desa Kulasar, Kecamatan Silinda, Kabupaten Serdang Bedagai, serta Dusun VII dan Dusun VIII Desa Mabar, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deli Serdang.

Puluhan Kepala Keluarga Terdampak Banjir

Berdasarkan data sementara yang dihimpun, banjir berdampak pada puluhan kepala keluarga di dua desa. Rinciannya, sebanyak 30 kepala keluarga (KK) terdampak banjir di Desa Mabar dan 15 KK di Desa Kulasar.

Selain genangan banjir, bencana tersebut juga mengakibatkan kerusakan ringan pada sejumlah rumah warga. Tercatat tiga KK di Desa Mabar dan satu KK di Desa Kulasar mengalami kerusakan rumah kategori ringan.

Hingga laporan awal disusun, tidak terdapat korban jiwa maupun warga yang mengungsi. Dapur umum dan posko bencana juga belum tersedia di lokasi terdampak.

Tanah Longsor Tutup Jalan Desa dan Jembatan Gantung Rusak Berat

Dampak bencana tidak hanya dirasakan oleh warga yang terdampak banjir. Di Desa Tarean, Kecamatan Silinda, Kabupaten Serdang Bedagai, material tanah longsor menutup akses jalan desa sehingga mengganggu mobilitas masyarakat.

Sementara itu, di Desa Pamah dilaporkan terjadi kerusakan berat pada jembatan gantung yang merupakan salah satu fasilitas umum masyarakat.

Kerusakan infrastruktur tersebut menjadi perhatian dalam upaya penanganan bencana, terutama untuk memastikan keselamatan warga dan mendukung kelancaran akses transportasi setelah kondisi memungkinkan.

Koramil 19/BP Berkoordinasi dengan Pemerintah dan BPBD

Sebagai langkah penanganan, Komandan Koramil 19/BP melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) guna mendukung penanganan dampak banjir dan tanah longsor di wilayah terdampak.

Di lapangan, Babinsa turut membantu kegiatan pembersihan material dan lingkungan yang terdampak bencana. Upaya tersebut dilakukan untuk membantu masyarakat serta mengurangi dampak yang menghambat aktivitas sehari-hari.

Koordinasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam penanganan bencana, termasuk pendataan kerusakan, pemantauan kondisi wilayah, serta penentuan langkah lanjutan sesuai kebutuhan di lapangan.

Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

Mengingat bencana dipicu oleh tingginya curah hujan, masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir dan longsor susulan.

Warga juga diharapkan menghindari jalan yang tertutup material longsor dan tidak menggunakan jembatan gantung yang mengalami kerusakan berat sampai kondisinya dinyatakan aman oleh pihak berwenang.

Koramil 19/BP Kodim 0204/DS bersama pemerintah kecamatan dan BPBD terus mendukung upaya penanganan bencana serta membantu masyarakat menghadapi dampak yang ditimbulkan.

Melalui koordinasi dan semangat gotong royong, diharapkan proses penanganan dapat berjalan dengan baik sehingga kondisi lingkungan dan aktivitas masyarakat di wilayah terdampak dapat segera pulih.

TNI Hadir untuk Rakyat — Tanggap Bencana, Peduli Sesama.