settia

Hujan dan Jalan Berlumpur Tidak Menyurutkan satgas TMMD Ke- 111 Kodim 0204/DS Untuk Terus Bekerja

 


BANGUN PURBA-Memasuki minggu Ke-2 pelaksanaan TMMD ke 111 Kodim 0204/Deli Serdang sebagian besar area di Desa Mabar Kec.Bangun Purba Kab.Deli Serdang diguyur hujan, menyebabkan licin dan berlumpur jalan yang telah dibuka oleh Satgas TMMD beberapa hari lalu.


Walau hujan dan jalan berlumpur, namun tidak menyurutkan Satgas TMMD Kodim 0204/Deli Serdang untuk terus bekerja menyelesaikan pengerasan jalan dan pembangunan jembatan.


Perwira Pengawas TMMD Kodim 0204/DS Kapten Inf Sucipto menyampaikan bahwa hujan memang mengguyur sejak kemarin yang menyebabkan lokasi bekerja menjadi berlumpur dan licin untuk beraktivitas. Tetapi kondisi yang ada tidak menghalangi pelaksanaan kegiatan di lokasi TMMD Ke 111 Kodim 0204/Deli Serdang di Desa Mabar Kec.Bangun Purba Kab.Deli Serdang.


Kegiatan satgas TMMD Kodim 0204/Deli Serdang bersama sama dengan masyarakat Desa Mabar membersihkan lumpur dari badan jalan yang akan di Rigid, Rabu (30/6/2021)


"Pada jalan menanjak menuju arah pembangunan jembatan jalannya licin sehingga untuk distribusi bahan dan logistik,sedikit terganggu. Satgas TMMD bersama warga bahu membahu membersihkan lumpur dari badan jalan agar mudah dilewati kendaraan yang membawa logistik maupun bahan material" ujar Sucipto.


"Saat ini pekerjaan yang sementara berjalan dilapangan adalah perigidan jalan serta penimbunan lokasi-lokasi jalan yang agak terjal. Termasuk perampungan jembatan yang sudah pada tahap finalisasi"

 pungkas Sucipto.


*Sumber Kodim 0204/DS

Waktu Semakin Mendesak, Hambatan Apapun Harus Secapatnya Diatasi

 


BANGUN PURBA - Semakin mepetnya waktu pelaksanaan TMMD ke-111 Kodim 0204/DS membuat personel Satgas harus bekerja lebih keras dalam menyelesaikan setiap sasaran fisik dan non fisik.

Ironinya, pada saat bersamaan cuaca semakin tidak bersahabat. Hampir setiap hari turun hujan, sehingga menjadi kendala teramat berat untuk menyelesaikan sasaran fisik, terutama pembuatan badan jalan dengan konstruksi rigid beton.

Namun, semua personel sudah bertekad untuk menyelesaikan setiap hambatan yang terjadi. "Hambatan apapun harus secepatnya diatasi, agar target penyelesaian sasaran fisik bisa diselesaikan tepat waktu," ujar Koordinator TMMD Kodim 0204/DS, Kapten Kav Sudirno.

Perintah itu langsung diaplikasikan di lapangan saat truk molen terjebak jalan berlumpur, Rabu (30/6/201). Truk molen yang membawa material semen terseok-seok ketika melintasi medan yang becek, berlumpur dan licin. Untuk mengatasi kondisi itu, Satgas TMMD terpaksa mengerahkan satu unit backhoe.

Alat berat itu membantu mendorong truk molen agar lebih mudah melintasi medan berlumpur. Terbukti penempatan backhoe di lokasi jalan yang becek dan berlumpur sangat efektif. Beberapa kendaraan yang terpacak dan tidak bisa melintasi medan berlumpur, akhirnya bisa keluar dari jebakan.

Perwira Pengawas (Pawas) TMMD, Kapten Kav Ishak Iskandar mengatakan, selama ini jika ada truk yang terjebak dan tidak bisa melintasi medan berlumpur harus didorong secara beramai-ramai oleh personel Satgas dan warga.

Namun karena kali ini yang terjebak adalah truk molen, tidak mungkin mendorongnya menggunakan tenaga manusia. "Hingga akhirnya kita mengambil insiatif untuk mengerahkan backhoe agar truk molen bisa keluar dari jebakan lumpur," ujarnya.

Menurut Danramil 19/BP itu, tidak boleh ada hambatan bagi truk molen untuk ke lokasi pembuatan jalan dengan konstruksi rigid beton. Terlebih hari ini, cuaca sangat mendukung untuk melakukan pengecoran.

"Mumpung hari ini cuaca lagi bagus maka kita harus mengebut pengecoran badan jalan. Untuk itu, truk molen harus segera tiba di lokasi agar pengecoran bisa dikebut," ujarnya. (Sumber: Kodim 0204/DS)

Penyuluhan KB-Kes TMMD Kodim 0204/Ds, Bidan Desa Imbau Warga Tidak Sembarangan Pilih Alat Kontrasepsi

 




BANGUN PURBA - Warga diimbau untuk tidak sembarangan dalam memilih alat kontrasepsi KB. Imbauan itu disampaikan Armitha AmK, bidan Desa Parguroan dalam acara penyuluhan Keluarga Berencana (KB) Kes TMMD ke-111 Kodim 0204/DS, Rabu (30/6/2021).

Kegiatan penyuluhan itu dilaksanakan di Desa Parguroan, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang. Kegiatan itu menghadirkan Jusrainil Tanjung dari Dinas Pengendalian Penduduk, KB dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Deli Serdang, Bidan Desa Parguoran, Armitha AmK, sebagai pembicara.

Menurut Armitha AmK, ada banyak alat kontrasepsi KB. Untuk setiap peserta KB harus bijak dalam memilih alat kontrasepsi, karena terkadang tidak sesuai dengan kondisi tubuh pemakainya.

"Masing-masing alat kontrasepsi memiliki keunggulan dan efek sampingnya. Untuk itu sebelum memulai menjadi peserta KB, harus melakukan konsultasi untuk memilih alat kontrasepsi," ujarnya.

Sementara itu, Jusrainil Tanjung dalam paparannya mengatakan, tujuan program keluarga berencana adalah membentuk keluarga kecil, sejahtera, sesuai dengan kondisi ekonomi keluarga, mencegah terjadinya pernikahan usia dini, menekan angka kematian ibu dan bayi akibat hamil di usia yang terlalu muda atau terlalu tua dan menekan jumlah penduduk serta menyeimbangkan jumlah kebutuhan dengan jumlah penduduk.

"Selama ini banyak yang menyalahartikan kalau program KB merupakan program menolak kehadiran anak. Padahal faktanya tidak demikian. Program pemerintah ini juga bertujuan untuk menciptakan keluarga sehat, bahagia dan sejahtera," ujarnya.

Untuk itu, Jusrainil mengimbau kepada warga untuk tidak ragu mengikuti program KB.

Perwira Pengawas (Pawas) TMMD, Kapten Kav Ishak Iskandar mengatakan, penyuluhan ini membantu program pemerintah yang bertujuan untuk menekan laju pertambahan jumlah penduduk. 

"Pertumbuhan jumlah penduduk yang tidak terkendali akan berdampak kepada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan," ujarnya.

Kegiatan penyuluhan itu dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. (Sumber: Kodim 0204/DS)

Penyuluhan KB-Kes TMMD Kodim 0204/DS untuk Membantu Program Pemerintah Kendalikan Pertambahan Penduduk

 


BANGUN PURBA - Untuk membantu program pemerintah dalam mengendalikan tingginya pertambahan jumlah penduduk, Satgas TMMD ke-111 Kodim 0204/DS melakukan penyuluhan KB-Kes di Desa Parguroan, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang, Rabu (30/6/2021).

Kegiatan yang dilakukan bersama dengan Dinas KB Pemkab Deliserdang itu dilaksanakan di Desa Parguroan, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang.

Kegiatan itu menghadirkan Jusrainil Tanjung dari Dinas Pengendalian Penduduk, KB dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Deli Serdang, Bidan Desa Parguoran, Armitha AmK, sebagai pembicara.

Perwira Pengawas (Pawas) TMMD, Kapten Kav Ishak Iskandar mengatakan, pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali berkaitan erat dengan peningkatan perekonomian warga. Untuk itulah pemerintah mencanangkan program pengendalian penduduk melalui KB-Kes.

"Pertumbuhan jumlah penduduk yang tidak terkendali akan berdampak kepada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan," ujarnya.

Sementara itu Jusrainil Tanjung dalam paparannya mengatakan, tujuan program keluarga berencana adalah membentuk keluarga kecil, sejahtera, sesuai dengan kondisi ekonomi keluarga, mencegah terjadinya pernikahan usia dini, menekan angka kematian ibu dan bayi akibat hamil di usia yang terlalu muda atau terlalu tua dan menekan jumlah penduduk serta menyeimbangkan jumlah kebutuhan dengan jumlah penduduk.

"Selama ini banyak yang menyalahartikan kalau program KB merupakan program menolak kehadiran anak. Padahal faktanya tidak demikian. Program pemerintah ini juga bertujuan untuk menciptakan keluarga sehat, bahagia dan sejahtera," ujarnya.

Untuk itu, Jusrainil mengimbau kepada warga untuk tidak ragu mengikuti program KB.

Sedangkan Bidan Desa, Armitha AmK menerangkan tentang jenis-jenis alat kontrasepsi. Menurutnya, ada banyak alat kontrasepsi. Setiap peserta KB harus bijak dalam memilih alat kontrasepsi, karena terkadang tidak sesuai dengan kondisi tubuh.

"Masing-masing alat kontrasepsi memiliki keunggulan dan efek sampingnya. Untuk itu sebelum memulai menjadi peserta KB, harus melakukan konsultasi untuk memilih alat kontrasepsi," ujarnya. 

Kegiatan penyuluhan itu dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. (Sumber: Kodim 0204/DS)

Backhoe Bantu Truk Molen Lewati Jalan Berlumpur di Lokasi TMMD Kodim 0204/DS

 


BANGUN PURBA - Hujan yang turun sehari sebelumnya, membuat jalanan di lokasi TMMD ke-111 Kodim 0204/DS becek dan berlumpur, Rabu (30/6/2021). Kondisi ini menjadi rintangan bagi kendaraan pengangkut material.

Buktinya, truk molen yang membawa material semen terseok-seok ketika melintasi medan yang becek, berlumpur dan licin. Untuk mengatasi kondisi itu, Satgas TMMD terpaksa mengerahkan satu unit backhoe.

Alat berat itu membantu mendorong truk molen agar lebih mudah melintasi medan berlumpur. Terbukti penempatan backhoe di lokasi jalan yang becek dan berlumpur sangat efektif. Beberapa kendaraan yang terpacak dan tidak bisa melintasi medan berlumpur, akhirnya bisa keluar dari jebakan.

Perwira Pengawas (Pawas) TMMD, Kapten Kav Ishak Iskandar mengatakan, selama ini jika ada truk yang terjebak dan tidak bisa melintasi medan berlumpur harus didorong secara beramai-ramai oleh personel Satgas dan warga.

Namun karena kali ini yang terjebak adalah truk molen, tidak mungkin mendorongnya menggunakan tenaga manusia. "Hingga akhirnya kita mengambil insiatif untuk mengerahkan backhoe agar truk molen bisa keluar dari jebakan lumpur," ujarnya.

Menurut Danramil 19/BP itu, tidak boleh ada hambatan bagi truk molen untuk ke lokasi pembuatan jalan dengan konstruksi rigid beton. Terlebih hari ini, cuaca sangat mendukung untuk melakukan pengecoran.

"Mumpung hari ini cuaca lagi bagus maka kita harus mengebut pengecoran badan jalan. Untuk itu, truk molen harus segera tiba di lokasi agar pengecoran bisa dikebut," ujarnya. (Sumber: Kodim 0204/DS)

Semakin Dekati Penyelesaian, Satgas TMMD Kodim 0204/DS Cat Pintu dan Jendela Masjid Al Muttaqin



 BANGUN PURBA - Dua pekan pelaksanaan TMMD ke-111 Kodim 0204/DS, rehab masjid Al Muttaqin di Dusun VII, Desa Mabar, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang, semakin mendekati penyelesaian. Hingga Rabu (30/6/2021), personel sudah memasuhi tahap pengecatan pintu dan jendela.

Secara fisik, rehab seluruh bangunan masjid Al Muttaqin sudah selesai. Tinggal melakukan sentuhan-sentuhan kecil pada bagian-bagian tersebut. Salah satunya adalah pengecatan pintu dan jendela masjid agar tampak lebih indah dan enak dipandang.

Meski begitu, bukan berarti pengerjaan pengecatan jendela dan pintu dilakukan dengan cermat agar hasilnya sesuai dengan harapan. Selain itu pemilihan warna juga diselaraskan dengan warna dinding masjid.

"Masjid yang bersih dan indah dapat meningkatkan nilai ibadah. Umat muslim yang beribadah dapat lebih khusyu'. Untuk itulah pengerjaannya harus dilakukan dengan cermat, sehingga hasilnya juga sesuai dengan harapan warga," ujar salah seorang personel Satgas.

TMMD ke-111 Kodim 0204/DS menetapkan rehab dua rumah ibadah di Dusun VII dan VIII Desa Mabar, Kecamatan Bangun Purba. Masing-masing masjid Al Muttaqin di Dusun VII dan musholla Al Kahfi di Dusun VIII. (Sumber: Kodim 0204/DS)

Tingkatkan Kesehatan dan Kesejahteraan Warga, Satgas TMMD Kodim 0204/DS Gelar Penyuluhan KB-Kes

 


BANGUN PURBA - Untuk mewujudkan keluarga sehat, bahagia dan sejahtera, Satgas TMMD ke-111 Kodim 0204/DS melaksanakan sosialisasi penyuluhan Keluarga Berencana (KB) Kesehatan, Rabu (30/6/2021). Kegiatan yang dilakukan bersama dengan Dinas KB Pemkab Deliserdang itu dilaksanakan di Desa Parguroan, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang.

Kegiatan itu menghadirkan Jusrainil Tanjung dari Dinas Pengendalian Penduduk, KB dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Deli Serdang, Bidan Desa Parguoran, Armitha AmK, sebagai pembicara.

Menurut Jusrainil Tanjung, tujuan program keluarga berencana adalah membentuk keluarga kecil, sejahtera, sesuai dengan kondisi ekonomi keluarga, mencegah terjadinya pernikahan usia dini, menekan angka kematian ibu dan bayi akibat hamil di usia yang terlalu muda atau terlalu tua dan menekan jumlah penduduk serta menyeimbangkan jumlah kebutuhan dengan jumlah penduduk.

"Selama ini banyak yang menyalahartikan kalau program KB merupakan program menolak kehadiran anak. Padahal faktanya tidak demikian. Program pemerintah ini juga bertujuan untuk menciptakan keluarga sehat, bahagia dan sejahtera," ujarnya.

Untuk itu, Jusrainil mengimbau kepada warga untuk tidak ragu mengikuti program KB.

Sementara itu Bidan Desa, Armitha AmK menerangkan tentang jenis-jenis alat kontrasepsi. Menurutnya, ada banyak alat kontrasepsi. Setiap peserta KB harus bijak dalam memilih alat kontrasepsi, karena terkadang tidak sesuai dengan kondisi tubuh.

"Masing-masing alat kontrasepsi memiliki keunggulan dan efek sampingnya. Untuk itu sebelum memulai menjadi peserta KB, harus melakukan konsultasi untuk memilih alat kontrasepsi," ujarnya.

Perwira Pengawas (Pawas) TMMD, Kapten Kav Ishak Iskandar mengatakan, penyuluhan ini membantu program pemerintah yang bertujuan untuk menekan laju pertambahan jumlah penduduk. 

"Pertumbuhan jumlah penduduk yang tidak terkendali akan berdampak kepada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan," ujarnya.

Kegiatan penyuluhan itu dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. (Sumber: Kodim 0204/DS)